Allah Tujuan Hidup Qita

Allah Tujuan Hidup Qita
Belajar dan Tawakal

Rabu, 28 Juni 2023

Blog dan Manfaatnya sebagai Media Pembelajaran

 

Resume kelima yang ditulis Suharyadi (Peserta KBMN 29)
Narasumber: Dail Ma'ruf, M.Pd..
Moderator: Helwiyah, S.Pd., M.M.

        Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah, Maha Pencipta. Malam ini adalah malam yang begitu ditunggu mayoritas umat Islam. Sahut meyahut alunan gema takbir terdengar di berbagai masjid atau mushola. Ya, malam ini adalah malam Idul Adha 1444 H. Sebagian masyarakat Indonesia dan dunia mungkin telah merayakannya. Sebagian lagi insya Allah besok pagi menunaikan sholat sunnah Idul Adha. Selamat Hari Raya Idul Adha 1444 H. Semoga Ibadah puasa sunah 8-9 Dzulhijjah (Tarwiyah-Arafah), sholat sunah Idul Adha, ibadah Qurban, dan ibadah lainnya diterima Allah SWT dan dapat meningkatkan ketaqwaan kita pada Allah.
        Blog, dalam KBBI V (online) bermakna catatan harian atau jurnal pribadi di internet yang dapat diakses oleh siapa saja. Melalui blog, kita juga dapat menulis resume dari pelatihan, buku atau jurnal yang kita baca, kisah yang kita atau orang lain alami, bahkan blog pun dapat digunakan sebagai media pembelajaran.
        Saat ini kita memasuki era digital 5.0. Pada era ini, para pendidik, baik guru atau pun dosen turut beradaptasi menggunakan media digital. Salah satu hikmah dan kekuasaan Allah, adanya pandemi Covid-19 memaksa para pendidik untuk mencari cara efektif dalam pembelajaran agar transfer ilmu dan akhlak tetap dapat dilakukukan. Guru, dosen dan pendidik lainnya akhirnya mengenal dan belajar media daring seperti zoom meet, google meet dan sejenis lainnya. Blog pun menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan proses pembelajaran agar kualitas pendidikan dapat terjaga dengan kelebihannya masing-masing.
        Blog, berasal dari kata weblog yang dikenalkan oleh Jhon Barger pada tahun 1998. Barger memberi nama weblog untuk istilah website yang bersifat pribadi atau personal, dan diperbaharu dari waktu ke waktu. Awalnya blog dimanfaatkan sebatas sebagai buku harian, kemudian berkembang bahkan terdapat 12 jenis blog yang saat ini dikenal yaitu:
  1. blog pendidikan
  2. blog sastra
  3. blog pribadi
  4. blog bertopik
  5. blog kesehatab
  6. blog politik
  7. blog perjalanan
  8. blog riset
  9. blog hukum
  10. blog media
  11. blog agama
  12. blog bisnis
        Blog memiliki banyak manfaat dalam dunia pendidikan di antaranya adalah
  1. sebagai rumah belajar bagi guru
  2. dapat meringankan tugas dan beban guru dalam mengajar
  3. dapat meningkatkan minat belajar para murid
  4. dapat diakses siapa pun di belahan dunia mana pun
  5. dapat menjadi media silaturahim
        Blog dapat digunakan dalam media pembelajaran. Sebagai guru kita dapat menyisipkan video pembelajaran (youtube) terkait materi yang sedang kita ajarkan. Dari video tersebut, kita dapat meminta murid untuk memberikan tanggapan atas materi yang sedang diajarkan. Kita pun dapat melakukan tanya jawab dengan murid terkait materi atau video pembelajarannya. Dapat juga digunakan ulangan harian yang ditulis dalam blog dan jawabannya bis alangsung di kolom tanggapan/ komentar atau melalui media lain seperti whatsapp. 


Senin, 26 Juni 2023

Perjalanan Bu Aam Nurhasanah dalam Menggali Potensi untuk Mengukir Prestasi

Resume keempat yang ditulis Suharyadi (Peserta KBMN 29)
Narasumber: Aam Nurhasanah, S.Pd.
Moderator: Mutmainah, M.Pd.

        Bu Aam Nurhasanah adalah seorang guru kelahiran Cipanas, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Selain menjadi Guru yang mengajarkan bahasa Indonesia, Bu Aam juga dikenal sebagai seorang penulis. Bu Aam telah menuliskan puluhan buku baik berupa buku solo (ditulis sendiri) maupun berupa buku antologi (ditulis bersama penulis lain). Dalam dunia tulis menulisBu Aam aktif di berbagai komunitas menulis, selain menjadi penulis,  juga berperan sebagai moderator diklat menulis online, enjadi narasumber, kurator dan editor dari naskah yang naik cetak menjadi buku.
            Dalam menggali potensi dan bakatnya dalam hal menulis, Bu Aam pernah mengikuti kelas menulis yaitu Kelas Belajar Menulis Nusantara (KBMN) angkatan 8. Itu pun tidaklah semudah dan selancar yang difikirkan Beliau saat itu. Bu Aam saat itu tidak lulus karena kurang fokus dalam menjalani kelas menulis tersebut. Namun, dengan penuh semangat dan fokus, Bu Aam akhirnya kembali mengikuti KBMN angkatan 12 dan alhamdulillah lulus. Dari situlah Bu Aam memulai kembali perjalanan literasinya dalam hal membaca dan tulis menulis.
            Pada saat mendapat kesempatan menulis sebuah Buku Antologi bersama narasumber KBMN 12 Bunda Kanjeng yang berjudul Semangat Menulis Bersama Bu Kanjeng, Bu Aam langsung bersemangat menyambutnya. Alhamdulillah buku pertamanya dapat terbit dan betapa bahagianya Bu Aam saat namanya berada di urutan pertama dari 42 penulis se-Indonesia. Bu Aam sangat senang telah sah menjadi penulis karena namanya terpajang di cover buku.
           Menjadi penulis buku antologi bagi penulis pemula sangat membantunya karena selain murah dalam pembiayaan cetaknya, juga dapat saling membantu antar penulis yang tergabung di dalamnya. Dengan menulis bersama juga dapat saling belajar memahami gaya bahasa dan tulisan masing-masing penulis. Hal tersebut sangan seru dan menyenangkan baginya dan dapat menjadi jejak literasi.
            Saat lulus BM 12, Bu Aam akhirnya buku solo pertamanya pun lahir dengan judul Mengukir Mimpi Jadi Penulis Hebat. Judul tersebut Bu Aam tulis dengan harapan suatu saat dapat menjadi penulis hebat di masa depan. Setelahnya beberapa buku dapat terbit kembali baik buku solo maupun buku antologi.
            Dalam hal tulis menulis, Bu Aam juga meraih beberapa prestasi membanggakan. Bu Aam meraih juara pertama Lomba Blog PGRI yang diumumkan pada 11 Maret 2021. Tantangan dalam lomba tersebut adalah peserta  membuat tulisan di blog sejak tanggal 1 sampai 28 Februari 2021. Tantangan yang luar biasa bagi semua peserta di luar kewajibannya sebagai seorang guru. Bagi Bu Aam hal tersebut rasanya tidak percaya hingga sampai di titik tersebut. Sebuah hadiah luar biasa setelah bergabung dalam KBMN. Alhamdulillah.
      Bu Aam juga berhasil mengikuti tantangan menulis buku selama satu pekan dan mengantarkannya lolos ke penerbit mayor PT Andi Offset dan menerima tantangan dengan narasumber Prof. Richardus Eko Indrajit. Tantangan selanjutnya yang BU Aam ikuti adalah menulis selama 40 hari dengan tema Karena Menulis Aku Ada (KMAA). Dari tantangan tersebut, buku solo Bu Aam dapat terbit kembali. Alhamdulillah. Dan Bu Aam pun bertambah bahagia saat buku hasil tulisannya berjejer rapi di rak-rak buku Gramedia Se-indonesia dan toko-toko buku online lainnya. Masya Allah.
           Menulis buku adalah bentuk jejak literasi bagi Bu Aam. Karya kita dapat dibaca oleh anak cucu kita. Bagi Bu Aam, dalam menggali potensi yang dimiliki membutuhkan proses dan tidaklah seperti memakan cabai yang dapat tersa pedasnya. Sama halnya dengan menulis, manfaat atau hasilnya bisa jadi baru dirasakan di kemudian hari. Dari mulai sebagai peserta kelas menulis, menjadi penulis pemula, menjadi moderator, kurator, editor, mengikuti kompetisi dan menjadi juara, dan kini dapat menjadi narasumber kelas menulis dan juri lomba kepenulisan hingga tingkat nasional. 

        Ayo gali potensimu agar prestasi dapat terukir mengikuti jejak Bu Aam.





 

Sabtu, 24 Juni 2023

Cara Menulis Resume yang Efektif dan Baik

 


Resume ketiga yang ditulis Suharyadi (Peserta KBMN 29)
Narasumber: Raliyanti, S.Sos., S.Kom., M.Pd. 
Moderator: Purbaniasita Kusumaning sedyo, S.Pd.


        Alhamdulillah, dipertemuan ketiga Kelas Belajar Menulis Nusantara (KBMN) PGRI Saya bersyukur kepada Allah karena berkesempatan belajar TEKNIK PENULISAN RESUME, bagaimana membuat resume yang efektif dan baik.
            Resume adalah ringkasan atau rangkuman dari sebuah karangan atau tulisan yang panjang. Dalam membuat resume, kita hanya menuliskan intisari atau pokok informasi tanpa menghilangkan detail atau bagian penting dari tulisan tersebut. Bagian yang harus ada atau dimuat dalam resume di antaranya:
  1. Judul materi dan nama narasumber
  2. ringkasan singkat tentang tema utama materi
  3. bagian-bagian penting dari materi yang dipilih untuk disertakan dalam resume.
Cara menulis resume yang baik:
  1. Amati materi dari narasumber dengan baik.
  2. Modifikasi materi yang diberikan narasumber menjadi bahasa sendiri dengan kaidah penulisan yang baku.
  3. Hindari copy paste seluruh materi narasumber.
  4. kembangkan materi yang disampaikan narasumber dengan relevansi materi dari luar yang related.
  5. Berikan kesimpulan di akhir penjabaran resume atau tepatnya sebelum kalimat penutup.
  6. Yang terpenting dalam membuat resume adalah membuatnya dengan gaya bahasa sendiri agar tulisan kita memiliki seni yang khas.
Bagian penting dalam menulis resume:
  1. Tulis resume dengan paragraf-paragraf pendek karena paragraf yang panjang cenderung membuat pembaca jenuh.
  2. Tulis pernyataan narasumber dengan gaya parafrashe, yaitu kalimat pengulangan yang dikemas dengan gaya bahasan sendiri.
Trik cepat menulis resume menurut Bu Maesaroh:
  1. Duduk sekitar 10 menit sebelum kuliah dimulai dengan menyiapkan laptop dan membuka WA Web untuk memudahkan dalam menulis.
  2. Tulis narasi pembuka dan penutup yang related to materi yang diberikan narasumber.
  3. Tulis resume dengan paragraf-paragraf pendek untuk memudahkan pembaca menangkap informasi.
  4. Tulis pernyataan narasumber dengan gaya bahasa paralelisme/ kalimat pengulangan yang dikemas dengan bahasa sendiri namun memiliki makna yang sama.

Rabu, 21 Juni 2023

Langkah-langkah Menjadi Penulis Hebat

        

Resume kedua yang ditulis Suharyadi (Peserta KBMN 29)
Narasumber: Sri Sugiastuti., M.Pd. 
Moderator: Sigid PN, S.H.

        Di sela kesibukan mengikuti pendidikan guru penggerak angkatan 8 (PGP A.8) dan rapat kerja persiapan tahun ajaran 2023/2024, Saya berusaha menyelesaikan juga tugas resume dari diklat Kelas Belajar Menulis Nusantara (KBMN) PGRI. Kali ini dalam KBMN memasuki pertemuan kedua. Narasumber kali ini masya Allah, memiliki ratusan karya di bidang literasi baik karya solo maupun karya berupa antologi. Beliau adalah Drs. Sri Sugiastuti, M.Pd atau yang biasa dikenal dengan sebutan Bunda Kanjeng. Beliau menyampaikan tema Writing is My Passion.

         Literasi saat ini menjadi istilah yang sering menjadi perbincangan. Literasi menurut KBBI V (online) memiliki makna kemampuan menulis dan membaca; pengetahuan atau keterampilan dalam bidang atau aktivitas tertentu; dan kemampuan individu dalam mengolah informasi dan pengetahuan untuk kecakapan hidup. Dengan makna tersebut, dapat dikatakan bahwa literasi dapat membantu seseorang memahami informasi yang kompleks sehingga dapat membedakan antara fakta dan opini. Dengan kemampuan literasi yang baik dapat menghindari dan mencegah penyebaran berita palsu atau hoax yang diterima dari berbagai sumber baik media sosial, berita cetak/ online maupun buku.

        Manfaat memiliki kemampuan literasi lainnya adalah meningkatkan imajinasi, kreativitas dan daya fikir analitis. Lierasi yang baik merupakan aset berharga di pasar kerja. Literasi yang baik membantu dalam komunikasi yang efektif, pengembangan profesional, dan akses ke peluang karir yang lebih baik. Kemampuan literasi dapat dilakukan dengan memperbanyak membaca buku, artikel dan sumber bacaan lainnya baik cetak maupun online.

            Writing is My Passion. Ya, mengapa Saya pun memiliki passion dalam menulis? Karena dengan menulis maka Saya pun berusaha memberikan kontribusi dalam meningkatkan literasi baik untuk diri pribadi maupun untuk semua yang membaca tulisan kita. Tulisan kita semoga menjadi salah satu yang dapat memberikan berbagai manfaat seperti yang telah disebutkan. Menulis juga berhubungan dengan nilai dan visi misi hidup kita yaitu menjadi lahan amal baik dan menebarkan manfaat untuk orang lain. Hal tersebut sesuai dengan Hadits Nabi yang mengatakan ''Khoirunnas anfa'uhum linnas" (sebaik-baik manusia adalah mereka yang paling bermanfaat untuk manusia lain). Dengan menulis, kita dapat mengungkapkan pikiran, perasaan dan ide-ide. Semakin banyak kita menulis, maka kita pun belajar dalam merangkai kata-kata dengan tepat, jelas dan efektif. Dengan menulis pun kita dapat meningkatkan kemampuan berfikir kritis dalam menyampaikan ide, gasasan atau pun program dalam menyelesaikan masalah. 

        Langkah-langkah menjadi penulis hebat

  1. Read: untuk menjadi penulis hebat, kita perlu membaca berbagai buku/ sumber referensi baik cetak maupun online.
  2. Discuss: berdiskusi penting karena sering kali gagasan itu muncul saat mendialektikan bahan bacaan orang lain maupun diri sendiri. Ada baiknya jika kita memiliki mentor yang produktif dalam hal menulis.
  3. Look & feel: Lihat dan rasakan apa yang kita baca dan kita tulis.
  4. Socialize: Kita serap pengetahuan dan pengalaman kisah orang lain.
  5. Write: Kita menulis secara rutin walaupun hanya tiga alinea.
  6. Editing: Periksa tata bahasa, ejaan, dan struktur kalimat dan perbaiki.

Senin, 19 Juni 2023

Tips Menjadi Penulis Produktif Menurut Om Jay

Resume pertama yang ditulis Suharyadi (Peserta KBMN 29)
Narasumber: Dr. Wijaya Kusumah, M.Pd. 
Moderator: Raliyanti, S.Sos., S.Kom., M.Pd. 

        

        Apa hobbymu? Kalimat yang sering ditanyakan sejak kita sekolah dasar (SD). Pada waktu itu, jawaban Saya adalah membaca dan menulis. Memang benar, hobby Saya adalah membaca dan menulis. Waktu SD, letak perpustakaan adalah di dalam ruangan yang harus melewati ruang guru. Akhirnya buku-buku yang ada di perpustakaan jarang sekali dibaca karena sangat jarang siswa atau teman-teman yang berkunjung ke perpustakaan untuk meminjam atau membaca buku. Karena banyak buku-buku yang berpeluang rusak, waktu itu sebagian buku-buku diperbolehkan diambil jika mau. Alhamdulillah dapat buku-buku bacaan gratis.

        Memasuki jenjang SMP, SMA dan perguruan tinggi (PT) salah satu tempat yang sering dikunjungi adalah perpustakaan. Walaupun hobby membaca, belum satu pun buku yang berhasil ditulis. Dalam hal menulis, baru sebatas menuangkannya dalam sebuah blog " http://tresnamanfaat.blogspot.com " yang dibuat pada sekitar tahun 2011. 

           Saat ada informasi Kelas Belajar Menulis Nusantara (KBMN) PGRI 29, Saya coba ikut. Nah, di pertemuan pertama narasumbernya adalah Dr. Wijaya Kusumah, M.Pd yang dikenal dengan sebutan Om Jay. Tema yang Beliau sampaikan adalah Menulis setiap Hari.

            Menulis dan membaca menurut Om Jay adalah sebuah kebutuhan. Oleh karena itu kita perlu menulis setiap hari. Kadang ide membuat tulisan dapat muncul dari benda yang ada di depan mata atau sekitar kita. Kadang dalam menulis butuh keadaan sepi tetapi itu disesuaikan dengan kedaan kita masing-masing. Menjadi seorang penulis harus juga senang membaca. Menjadi penulis juga menjadi sarana meraih prestasi dan dapat menjadi lahan mendapatkan penghasilan. Menulis juga dapat menjadi sarana amal dan sedekah jika tulisan kita memiliki manfaat kebaikan bagi orang lain yang membacanya. Dari tulisan yang kita buat seseorang bisa mendapatkan informasi, motivasi, inspirasi, hiburan dan manfaat lainnya.

          Hasil tidaklah menghianati proses. Jika kita ingin menjadi penulis yang produktif dan berkualitas, beusahalah menulis setiap hari. Mulailah menulis dari tiga alenia saja, alenia pembukaan, isi dan penutup. Dari ketiga alenia tersebut kita dapat mengembangkannya menjadi beberapa alenia baru.

            Ayo mulai menulis, mulai dari hal yang sederhana di sekitar kita, mulai dari saat ini. Insya Allah akan ada hasil dan manfaat yang akan kita peroleh.